.

Sabtu, 05 April 2014

Kandungan Buah Sawo ( Acrhras zapota. L)


Buah Sawo Acrhras zapota. L) 
Divisi : Spermatophyta (Tumbuhan berbiji)
Sub Divisi : Angiospermae (Berbiji tertutup)
Kelas : Dicotyledonae (Biji berkeping dua)
Ordo : Ebenales
Famili : Sapotaceae
Genus : Achras atau Manilkara
Spesies : Acrhras zapota. L sinonim dengan Manilkara achras
Indonesia kaya akan beragam jenis buah-buahan, baik jenis buah asli Indonesia ataupun buah yang berasal dari luar yang dikembangkan di Indonesia. Sawo yang disebut neesbery atau sapodilas adalah tanaman buah berupa yang berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Mexico dan Hindia Barat. Namun di Indonesia, tanaman sawo telah lama dikenal dan banyak ditanam mulai dari dataran rendah sampai tempat dengan ketinggian 1200 m dpl, seperti di Jawa dan Madura. Tetapi ada daerah-daerah yang cocok sehingga tanaman sawo dapat berkembang dan berproduksi dengan baik, yaitu dari dataran rendah sampai dengan ketinggian 700 m dpl. Citra rasa manis dan masirnya sawo menjadikan buah ini banyak disukai orang. Dibalik rasa manis dan masir yang dimiliki buah sawo, buah sawo ini terkandung zat gizi serta manfaat yang penting bagi kesehatan tubuh manusia. Berikut merupakan gambar dari tanaman dan buah sawo seperti di bawah ini


                   buah sawo
  
Tanaman sawo dapat dicirikan tinggi pohon mencapai 15 – 20 meter, merimbun dan tahan kekeringan. Kayu pohonnya sangat bagus untuk dibuat ukiran dan harganya mahal. Memiliki buah kecil-kecil berwarna kuning keungu-unguan, jarang dimakan.

Sawo yang disebut neesbery atau sapodilas adalah tanaman buah berupa yang berasal dari Guatemala (Amerika Tengah), Mexico dan Hindia Barat. Namun di Indonesia, tanaman sawo telah lama dikenal dan banyak ditanam mulai dari dataran rendah sampai tempat dengan ketinggian 1200 m dpl, seperti di Jawa dan Madura. Pengembangan budi daya sawo sudah meluas hampir di seluruh Indonesia. Pada tahun 1990 areal penanaman sawo terdapat di 22 propinsi, kecuali N.T.T, Maluku, Irian Jaya, dan Timor Timur. Provinsi yang termasuk kategori lima besar sentra produsen sawo pada tahun 1993 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, dan Kalimantan Barat.

Habitat Penanaman Buah Sawo
Iklim
1. Tanaman ini optimal dibudidayakan pada daerah yang beriklim basah sampai kering.
2. Curah hujan yang dikehendaki yaitu 12 bulan basah atau 10 bulan basah dengan 2 bulan kering atau 9 bulan basah dengan 3 bulan kering atau 7 bulan basah dengan 5 bulan kering dan 5 bulan basah dengan 7 bulan kering atau membutuhkan curah hujan 2.000 sampai 3.000 mm/tahun.
3. Tanaman sawo dapat berkembang baik dengan cukup mendapat sinar matahari namun toleran terhadap keadaan teduh (naungan).
4. Tanaman sawo tetap dapat berkembang baik pada suhu antara 22-32 derajat C.
Media Tanam
1. Jenis tanah yang paling baik untuk tanaman sawo adalah tanah lempung berpasir (latosol) yang subur, gembur, banyak bahan organik, aerasi dan drainase baik. Tetapi hampir semua jenis tanah yang diginakan untuk pertanian cocok untuk ditanami sawo, seperti jenis tanah andosol (daerah vulkan), alluvial loams (daerah aliran sungai), dan loamy soils (tanah berlempung).
2. Derajat keasaman tanah (pH tanah) yang cocok untuk perkembangan tanaman sawo adalah antara 6–7.
3. Kedalaman air tanah yang cocok untuk perkembangan tanaman sawo, yaitu antara 50 cm sampai 200 cm.
Tanaman sawo dapat hidup baik di dataran rendah maupun dataran tinggi sampai dengan ketinggian 1.200 m dpl. Tetapi ada daerah-daerah yang cocok sehingga tanaman sawo dapat berkembang dan berproduksi dengan baik, yaitu dari dataran rendah sampai dengan ketinggian 700 m dpl.

Manfaat dari Buah Sawo
Manfaat tanaman sawo adalah sebagai makanan buah segar atau bahan makan olahan seperti es krim, selai, sirup atau difermentasi menjadi anggur atau cuka. Selain itu, Konsumsi 100 gram sawo dapat memenuhi 24,5 persen kebutuhan tubuh akan vitamin C setiap hari. Vitamin C dapat bereaksi dengan berbagai mineral di dalam tubuh. Vitamin C berperan penting dalam metabolisme tembaga. Selain itu, konsumsi vitamin C dalam jumlah cukup dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi. Vitamin C juga dapat berinteraksi dengan berbagai vitamin lain, seperti vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan. Buah sawo juga mengandung asam folat, 14 mkg/100 g. Asam folat diperlukan tubuh untuk pembentukan sel darah merah. Asam folat juga dapat membantu pencegahan terbentuknya homosistein yang sangat berbahaya bagi kesehatan.
Vitamin lain yang terkandung dalam buah sawo yakni riboflavin, niasin, B6, dan vitamin A. Meskipun dapat digunakan sebagai sumber vitamin dan mineral, sawo sebaiknya tidak diberikan kepada bayi karena getahnya dikhawatirkan akan mengganggu saluran pencernaan. Buah sawo juga mengandung banyak gula sehingga baik untuk digunakan sebagai sumber energi. Namun, buah sawo tidak dianjurkan bagi penderita diabetes melitus karena bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Salah satu keunggulan buah Sawo adalah buah ini baik bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, hal ini disebabkan Buah sawo merupakan sumber kalium yang baik. Di sisi lain kandungan Natrium dalam buah ini tergolong rendah. Perbandingan antara kandungan kalium dan Natrium dalam buah ini sebesar 16 : 1. Selain itu dalam buah sawo, terkandung serat yang cukup tinggi, sehingga sangat baik untuk mengatasi gangguan pencernaan seperti diare dan sembelit. Kandungan gula sederhana di dalam sawo juga mampu memulihkan energi secara cepat. Sawo juga bisa meminimalkan risiko kanker pencernaan, karena buah ini punya kemampuan mengikat karsinogen di dalam saluran pencernaan.
Komposisi Gizi Buah Sawo
Buah sawo memiliki kandungan mineral cukup baik. Kandungan kaliumnya,193 mg/100 g. Sawo juga memiliki kadar natrium, 12 mg/100 g. Perbandingan kandungan kalium dan natrium yang mencapai 16:1 menjadikan sawo sangat baik untuk jantung dan pembuluh darah. Selain kaya akan kalium, sawo juga mengandung sejumlah mineral penting lainnya.
Kandungan mineral per 100 gram buah sawo:
Kalsium           ……….21 mg
magnesium      ……….12 mg
fosfor              ……….12 mg
selenium          ……….0,6 mg
seng                 ……….0,1 mg
tembaga           ……….0,09 mg
vitamin C        ……….14,7 mg
Metode Pembuatan Sirup dari Buah Sawo
Adapun buah sawo yang digunakan untuk pembuatan sirup adalah buah telah masak dan berwarna kecokelatan, aroma khas (wangi), dan tidak keras.  Langkah pertama yang dilakukan untuk pembuatan sirup adalah siapkan 5 buah sawo  kemudian dicuci bersih. Setelah itu, diblender sampai halus dan disaring. Kemudian, hasil saringan ditaruh pada panci dan ditambahkan  air 500 ml dan gula 100 g dipanaskan diatas kompor.  Kemudian ditunggu sampai mendidih dan menjadi kental. Setelah kental kemudian ditiriskan dan dibiarkan dulu agar dingin baru dapat dikemas dimasukkan  botol.

Pengembangan Budidaya Buah Sawo
Pengembangan budidaya sawo sudah meluas hampir di seluruh Indonesia. Pada tahun 1990 areal penanaman sawo terdapat di 22 propinsi, kecuali N.T.T, Maluku, Irian Jaya, dan Timor Timur. Provinsi yang termasuk katagori lima besar sentra produsen sawo pada tahun 1993 adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, dan Kalimantan Barat. Produksi dan perdagangan mancanegara sawo manila sangat populer di Asia Tenggara. Data statistik menunjukkan bahwa wilayah Asia Tenggara merupakan produsen utama buah sawo manila ini. Pada tahun 1987, Thailand menghasilkan 53.650 ton dari jumlah 18.950 ha, Filipina menghasilkan 11.900 ton dari lahan 4.780 ha, dan Semenanjung Malaysia menghasilkan 15.000 ton dari lahan 1.000 ha.
Gambaran Peluang Agribisnis
Permintaan buah-buahan umumnya meningkat dengan makin meningkatnya pendapatan. Hal ini menunjukkan bahwa pertanaman buah-buahan memberikan keuntungan dan peluang bisnis yang baik. Beberapa hal yang mendorong usaha pengembangan pertanaman buah-buahan antara lain sebagai berikut:
a) Harga buah cukup baik, terutama di kota-kota besar dan jarang mengalami penurunan harga.
b) Makin banyak sarana perhubungan, maka jalur pemasarannya makin lancar.
c) Adanya pengembangan industri pengolahan buah-buahan.
d) Sarana teknologi yang tersedia, misalnya pupuk dan obat-obatan.
Buah sawo di Indonesia sampai saat ini belum banyak diekspor ke luar negeri. Hasil panennya hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri saja. Sebenarnya perkembangan produksi buah sawo cenderung mengalamai peningkatan, tetapisemua itu belum dapat memenuhi kebutuhan atau permintaan masyarakat. Dengan demikian masih dibutuhkan investor yang mau menanamkan modalnya untuk perluasan tanaman sawo. Peluang bisnis buah sawo sangat besar karena konsumsi buah-buahan berkembang dengan pesatnya. Untuk penduduk DKI Jakarta saja, konsumsi buah pada tahun 1988 sebanyak 8.438 orang dan telah berkembang menjadi 13.745 orang pada tahun 1993. Apalagi begitu mudahnya menanam sawo dan dapat menghasilkan buah sepanjang tahun.

Jumat, 04 April 2014

Sekilas Buah Jambu Mente


Jambu mete berasal dari Brazil, tersebar di daerah tropik dan ditemukan pada ketinggian antara 1-1.200 m dpl. Jambu mete akan berbuah lebih baik di daerah beriklim kering dengan curah hujan kurang dari 500 mm per tahun. Tanaman ini dapat tumbuh di segala macam tanah, asalkan jangan di tanah lempung yang pekat dan tergenang air (Anonimous, 2012).
Pohon, tinggi 8-12 m, memiliki cabang dan ranting yang banyak. Batang melengkung, berkayu, bergetah, percabangan mulai dari bagian pangkalnya. Daun tunggal, bertangkai, panjang 4-22,5 cm, lebar 2,5 -15 cm. Helaian daun berbentuk bulat telur sungsang, tepi rata, pangkal runcing, ujung membulat dengan lekukan kecil di bagian tengah, pertulangan menyirip, berwarna hijau. Bunga berumah satu memiliki bunga betina dan bunga jantan, tersusun bentuk malai, keluar di ketiak daun atau di ujung percabangan. Buahnya batu, keras, melengkung. Tangkai buahnya lama kelamaan akan menggelembung menjadi buah semu yang lunak, seperti buah peer, berwarna kuning, kadang-kadang bernoda merah, rasanya manis agak sepat, banyak mengandung air, dan berserat. Biji bulat panjang, melengkung, pipih, warnanya cokelat tua (TNAP, 2011).
Nama Daerah :
Cashew (Inggris), Jambu Moyet, Jamu mente (Indonesia); Jambu mete (Jawa), Jambu mede (Sunda), Gaju (Lampung);
Klasifikasi
Kingdom    : Plantae
Divisi         : Spermatophyta
Class           : Dicotyledoneae
Ordo         : Anacardiales
Famili        : Anacardiaceae
Genus        : Anacardium
Spesies      : Anacardium occidentale
Manfaat
Kayu digunakan untuk kayu bakar, arang dan walaupun bukan jenis penghasil kayu tapi cukup keras dengan kerapatan 500 kg/cm dan bisa untuk konstruksi ringan. Biji buah dapat dimakan, mengandung vitamin C sangat tinggi. Minyak bijinya (CNSL), bernilai komersial. Semua bagian batang dapat digunakan untuk obat. Daun-daun muda jambu monyet disukai sebagai lalap, mentah atau dimasak. Daun yang tua dimanfaatkan sebagai obat penyakit kulit, untuk mengatasi ruam-ruam pada kulit. Semua bagian pohonnya juga dapat dimanfaatkan dalam ramuan obat tradisional, terutama untuk menyembuhkan sakit kulit; untuk pembersih mulut; dan untuk obat pencahar (purgativa). Sejenis getah yang mengeras di udara terbuka (gom) dihasilkan dari batang yang dilukai. Gom ini dapat menjadi perekat buku yang baik, sekaligus mencegah serangan rayap; yang juga baik untuk merekat kusen atau kayu lapis
Kandungan Jambu Monyet :
Kulit kayu mengandung tanin yang cukup banyak, zat samak, asam galat, dan gingkol katekin. Daun mengandung tanin-galat, flavonol, asam anakardiol, asam elagat, senyawa fenol, kardol, dan metil kardol. Buah mengandung protein, lemak, vitamin (A,B dan C), kalsium, fosfor, besi, dan belerang. Pericarp mengandung zat samak, asam anakardat, dan asam elagat. Biji mengandung 40-45% minyak dan 21% protein. Minyaknya mengandung asam oleat, asam linoleat, dan vitamin E. Getah mengandung furufural. Asam anakardat berkhasiat bakterisidal, fungisidal, mematikan cacing dan protozoa. (Dalimartha, 2000). Selain itu daun jambu monyet yang masih mudamempunyai komposisi kandungan kimia seperti vitamin A sebesar 2.689 SI per 100 gram, vitamin C sebesar 65 gram per 100 gram, kalori 73 gram per 100 gram, protein 4,6 gram per 100 gram, lemak 0,5 gram per 100 gram, hidrat arang sebesar 16,3 gram per 100 gram, kalsium 33 miligram per 100 gram, fosfor 64 miligram per 100 gram, besi 8,9 gram per 100 gram, dan air 78 gram per 100 gram. (Yuniarti, 2008)
Tanin merupakan senyawa phenolic yang mengandung protein. Tanin terdiri atas bermacam-macam kelompok oligomer dan polimer. Oleh karena itu ada beberapa kesimpangsiuran tentang terminologi yang digunakan untuk mengidentifikasi ataupun mengelompokkan senyawa tanin. Salah satu definisi yang paling baik yang diberikan oleh Horvath (1981), Tanin adalah suatu senyawa phenolic dengan berat molekul cukup tinggi yang mengandung hidroksil dan kelompok lain yang cocok (seperti karboksil) untuk membentuk komplek yang efektif dengan protein dan makro molekul yang lain di bawah kondisi lingkungan tertentu yang dipelajari. Tanin merupakan bentuk komplek dari protein, pati, selulosa dan mineral (Wibowo, 2001).
Flavonol paling sering terdapat sebagai glikosida, biasanya 3-glikosida, dan aglikon flavonol yang umum yaitu kamferol, kuersetin, dan mirisetin yang berkhasiat sebagai antioksidan dan antiimflamasi. Flavonol lain yang terdapat di alam bebas kebanyakan merupakan variasi struktur sederhana dari flavonol. Larutan flavonol dalam suasana basa dioksidasi oleh udara tetapi tidak begitu cepat sehingga penggunaan basa pada pengerjaannya masih dapat dilakukan (Robinson, 1995).
Katekin terdapat pada seluruh dunia tumbuhan, terutama pada tumbuhan berkayu. Senyawa ini mudah diperoleh dalam jumlah besar dari ekstrak kental Uncaria gambir dan daun teh kering yang mengandung kira-kira 30% senyawa ini. Katekin berkhasiat sebagai antioksidan
Efek Farmakologis Jambu mete Dalimartha, 2000 :
1. Ekstrak alkohol daun jambu monyet menunjukkan :
a. Efek hipoglemik pada tikus albino
b. Keaktifan antikanker terhadap hepatoma pada mencit (vademikum bahan obat alam)
2. Infusum 10% daun jambu monyet menunjukkan :
a. Efek seperti yang ditimbulkan oleh morfin dan fenotiazin pada tikus albino.
b. Efek perpanjangan waktu reaksi pada mencit. Efek ini timbul pada dosis 30 ml/kg bb. Kemungkinan besar, keadaan ini diakibatkan oleh zat aktif yang berkhasiat analgetik seperti morfin atau metamizol.
3. Secara spesifik infus daun jambu monyet dengan takaran 50 cc/kg bb yang diberikan secara intra peritoneal pada tikus putih dapat menghambat conditional avoidance escape response pada 87% binatang percobaan. Di lain pihak tikus kontrol yang diberi garam faal tidak menghalangi hambatan.
4. Infus daun jambu monyet dengan dosis 6 dan 12 g/kg bb tidak menunjukkan adanya efek antiinflamasi yang nyata, tetapi memperlihatkan penghambatan terhadap udem yang ditimbulkan oleh pemberian karagenin pada telapak kaki tikus putih, Infus dengan dosis 14g/kg bb memperlihatkan efek antiinflamasi yang nyata (p<0,05), pada jam kedua setelah pemberian karagenin. Persentase penghambatan udem daun jambu monyet (26,86%) jauh lebih kecil dibandingkan dengan natrium diklofenak (41,725).
5. Infus daun jambu monyet muda mempunyai pengaruh analgesik yang sama kuat dengan parasetamol pada kasus periodontitis akut. Efek samping berupa mual dan pusing

Rabu, 02 April 2014

Buah Murbai Berguna Untuk Mengatasi Jantung Lemah

Murbei berasal dari Cina dan bisa tumbuh baik pada daerah ketinggian lebih dari 100 m dpl, serta memerlukan banyak sinar matahari.
Murbei merupakan tumbuhan yg sudah dibudidayakan dan menyukai daerah2 yg cukup basa seperti dilereng gunung, tetapi pada tanah yg berdrainase baik, kadang ditemukan tumbuh liar.
Pohon tinggi sekitar 9 m , percabangan dan bedaun banyak, cabang muda berambut halus. Daun tunggal, letak berseling, bertangkai yang panjangnya sekitar 4 cm. Helai daun bulat telur sampai berbentuk jantung ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergerigi pertulangan menyirip agak menonjol, permukaan atas dan bawah kasar, panjang 2,5-20cm, lebar 1,5-12 cm dan warnanya hijau.

Murbei memiliki banyak kasiat, baik itu buah daun hingga ranting murbei. Buahnya banyak berupa buah buni, berair dan rasanya enak, tumbuhan ini dibudidayakan karena daunnya digunakan untuk makanan ulat sutra, daun enak disayur dan berkhasiat sebagai pembersih darah bagi orang yg sering bisulan.
Selain itu daun murbei sebagaimana disiarkan apotekherbal daun murbei juga memiliki kasiat lain di antaranya:
Demam, flu, malaria, batuk, rematik, darah tinggi ; kencing manis (diabetes melitus)
Kaki gajah ; radang mata merah , memperbanyak asi (air susu ibu), keringat malam, muntah darah, batuk darah, batuk berdahak, kolesterol tinggi.
Cacingan, muka bengkak, sukar kencing, neurastenia, jantung berdebar, rasa haus dan mulut kering, sukar tidur, telinga berdenging, sembelit, tuli.
Vertigo,hepatitis, kurang darah, rambut uban, sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit gigi, sakit pinggang, suburkan rambut.
CARA PEMAKAIAN:
Tekanan darah tinggi, kaki bengkak
Daun murbei segar sebanyak 15 gr dicuci bersih kemudian direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin air disaring lalu dibagi untuk 2 x minum pagi dan sore.
Perbanyak keluarnya ASI
Daun dimasak sebagi sayur lalu dimakan dengan nasi.
Kencing nanah kulit
Akar murbei, adas pulosari dan kayu sandel direbus.
Bisul dan radang kulit
Daun segar sebanyak satu genggam cuci lalu rebus dengan dua gelas air biarkan sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin kemudin disaring, diminum sekaligus.
Rebusan daun murbei juga berguna untuk membersihkan darah jika diminum secara teratur.
Luka – borok
Cuci bersih lalu dioleskan dengan minyak kelapa. Layukan di atas api kemudian diremas2 dengan jari tangan hingga lemas. Kemduan daun dipakai untuk menutup luka. Sebelumnya luka dicuci dulu dengan rebusan akar trenguli.

Jika digigit ular
Daun murbei segar sebanyak 20 gram cuci lalu digiling halus, tambahkan 1/2 cangkir air masak, disaring dan diperas; air yang terkumpul bisa langsung diminum sekaligus.
Berkeringat malam
Daun murbei kering dijadikan serbuk sebanyak 6-9 gram kemudian direbus dengn air beras sampai mendidih, setelah dingin lalu diminum.
Rematik, ranting murbei kering sebanyak 15 gram rebus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum.
Untuk hepatitis kronis, kurang darah, tekanan darah tinggi
Buah murbei segar sebanyak 10 gram ditambah air masak 1 gelas lalu diblemder. Hasil blenderan langsung diminim sekaligus.
Jantung lemah
Buah murbei secukupnya kemudin dijus lalu minum.
Napas pendek, bengkak di mata kaki dan rasa nyeri di dada akan berkurang degan meminum jus buah murbei setiap hari.
Di luar negeri daun murbei kini telah dibuat obat suntik. Menyebabkan nyeri likal tempat suntikan, kadang menggigil, demam dan sakit kepala yg tidak memerlukan pengobatan khusus.
Pemakaian ranting dihindari bila ada sindrom defisiensi yin.Pemakaian buah sebaiknya dihindari bila sedang diare akibat dingin dan adanya defisiensi limpa dan lambung.
Komposisi
Sifat kimiawi dan effek farmakologis :
daun bersifat pahit, manis, dingin masuk meridian paru dan hati. Sedang buah bersifat manis, dingin, masuk meridian jantung, hati, dan ginjal. kulit akar bersifat manis, sejuk masuk meridien paru. Ranting pahit, netral, masuk meridien hati.
Kandungan Kimia
Daun murbei mengandung ecdysterone, inokosterone, lupeol, betasitosterol, rutin, moracetin, isoquersetin, scopoletin, scopolin, alfa, betahexenal, cis beta hexenol, cis lamdahexenol, benzaidehide, eugenol,lanaloolbenzyl alkohol, butylamine, acetone, trigonelline, cholin, adenin, asam amino, copper, zinc, vitamin (a,b1,c dan karoten), asam klorogenik,asam fumarat, asam folat, asam formyltetrahydrofolik, dan mioinositol dan juga mengandung phytoestrogens.
Murtea (teh murbei)
Teh mubei baik untuk kesehatan ginjal. Penyakit yang mungkin timbul akibat gangguan ginjal adalah sakit kepala, insomnia, darah kotor, kencing manis, keputihan, keracunan obat/makanan, gangguan narkoba, asam urat, kolesterol, pengeroposan tulang.
Selain itu, juga mencegah timbulnya penyakit-penyakit pada orang tua, menjaga stamina, mencegah stroke, menormalkan tekanan darah, menyeimbangkan berat badan, membantu menghilangkan panas dalam dan susah buang air besar/sembelit.
Bahkan teh murbei mampu menurunkan tingkat pengumpulan lemak di hati, mengandung klorofil dan vitamin C, serta menetralkan racun karena bersifat detoksifikasi.

Selasa, 01 April 2014

Manfaat Buah Blueberry Untuk Melindungi Kulit


Blueberry termasuk dalam keluarga berry yang rasanya paling manis sehingga disukai banyak orang. Dibalik rasanya yang manis ternyata buah blueberry mengandung banyak fitonutrien, yakni nutrisi nabati yang bermanfaat untuk kesehatan.
Blueberry adalah salah satu asupan paling sehat di muka bumi. Buah blueberry mengalahkan buah-buahan lain dan sayuran lain karena kadar kandungan antioksidan yang dimilikinya. Ini menjadikan blueberry sebagai salah satu penangkal kerusakan sel dalam tubuh gejala yang memberikan kontribusi terhadap terjadinya serangan jantung dan timbulnya kanker. Penelitian terhadap seekor tikus menyebutkan bahwa tikus yang mengkonsumsi buah ini menjadi lebih focus dan pintar dibandingkan dengan tikus yang tidak memakannya.
Kandungan Buah Blueberry
Buah Blueberry mengandung berbagai zat gizi, contohnya beberapa mineral (mangan, kalsium, fosfor, besi, kalium, dan seng), vitamin B1, B2, B3, dan B6, vitamin C, vitamin E, vitamin K, serta karbohidrat dan lemak.
Kandungan mangan dan vitamin K buah Blueberry cukup tinggi, unsur kimia mangan adalah zat anti peradangan. Fungsinya secara tidak langsung melancarkan aliran darah dan meningkatkan daya ingat.
Buah Blueberry juga mengandung antioksidan yang sangat baik bagi tubuh. Penelitian membuktikan bahwa buah blueberry mengandung antosianin, proantosianidin, resveratrol, flavonol, dan tanin. Kandungan dalam buah Blueberry tersebut bagus untuk mencegah tumbuh dan berkembangnya sel kanker dan peradangan.
Khasiat dan Manfaat Buah Blueberry
Beberapa Manfaat Buah Blueberry untuk Kesehatan Tubuh Kita, antara lain :
1. Manfaat Buah Blueberry untuk Menjaga Penglihatan dan kesehatan mata
Blueberry merupakan obat yang tepat untuk mencegah dan mengobati infeksi dan penyakit yang berkaitan dengan fungsi retina dan membantu mengontrol penglihatan agar selalu tajam. Masalah ocular juga dapat ditangani dengan mengkonsumsi blueberry secara regular.
2. Manfaat Buah Blueberry untuk Melindungi kulit
Masker blueberry untuk facial dapat membantu memperbaiki dan melindungi kulit dari bahaya yang disebabkan karena stress dan paparan sinar matahati. Selain itu pemakaian masker blueberry secara rutin juga membuat kulit menjadi lembut, kenyal, dan terlihat menakjubkan.
3. Khasiat Buah Blueberry untuk Mengurangi Kolesterol Jahat
Antioksidan yang terkandung dalam buah blueberru membantu mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh, selain itu juga mencegah darah tinggi dan jantung. Radikal bebas yang dapat menyebabkan kanker dapat netralisasi oleh kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah  blueberry ini.
4. Khasiat Buah Blueberry untuk Mencegah konstipasi dan gangguan pencernaan
Serat yang terkandung dalam buah blueberry memiliki banyak manfaat khususnya bagi pencernaan, yakni mencegah konstipasi. Selain itu kandungan vitamin, asam dan fruktosa membantu masalah gangguan pencernaan.
5. Manfaat Buah Blueberry untuk Melindungi tubuh dari kanker
Kandungan phytonutrient yang terdapat pada buah blueberry,membantu mencegah kanker usus dan kanker rahim.
6. Manfaat Buah Blueberry untuk Menjaga Fungsi Otak
Makan satu cangkir jus blueberry secara rutin ternyata dapat mengurangi stress pada otak dan mencegah penyakit gangguan fungsi otak yakni Alzheimer atau dementia. Selain itu kemampuan dalam belajar juga akan meningkat dengan konsumsi blueberry setiap hari secara rutin.
Manfaat Lain dari Blueberry
Selain buahnya, akar dan daun blueberry ternyata juga sama saktinya. Apabila diolah menjadi teh, akar pohon blueberry dapat membantu mengurangi rasa sakit pada saat melahirkan dan memberikan efek relaksasi. Sedangkan daunnya, apabila direbus dan diminum, dapat menjadi tonik penambah darah untuk memurnikan tubuh serta meredakan batuk.

Jumat, 28 Maret 2014

Manfaat Buah Delimah Untuk Mengatasi Diare


  
Kandungan dan Manfaat Buah Delima


Khasiat, Kandungan dan Manfaat Buah Delima – Delima yang memiliki nama latin Punica granatum L ini ialah tanaman dari famili Punicaceae yang tersebar di berbagai daerah subtropik sampai tropik. Di Indonesia juga banyak ditemukan delima dengan sebutan yang beragam untuk tiap-tiap daerahnya. Di Aceh misalnya, disebut dengan glima, di Batak dengan dalimo, Sunda dengan dalima, Sasak dengan  jeliman dan masih banyak lagi.
Tumbuhan Delima menyukai tanah gembur yang tidak terendam air, dengan air tanah yang tidak dalam. Delima sering ditanam di kebun-kebun sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan.
Macam-macam Buah Delima
Dikenal tiga macam delima, yaitu delima putih, delima merah, dan delima ungu. Perbanyakan dengan setek, tunas akar atau cangkok. Pome atau delima sering ditanam sebagai tanaman hias, tanaman obat, atau karena buahnya yang dapat dimakan. Buah delima dapat dimakan dalam keadaan segar, sebagai campuran rujak buah, salad buah, jus atau sari buah. Untuk membuat jus delima sebaiknya diminum dengan bijinya karena di dalam biji banyak terkandung senyawa polifenol.
Kandungan Buah Delima
Ada banyak kandungan zat di dalam buah delima ini seperti granatin, betulic acid, ursolic acid, elligatanin, resin, kalsium oksalat, maupun juga pati, dan di dalam kulit akar dan kulit kayunya mengandung 1% senyawa alkaloid, 20% elligatanin, metilpelletirine, pseudopelletierine, dan lainnya.
Sedangkan pada daun tanamannya mengandung kalsium oksalat, lemak, sulfur,  tanin, dan alkaloid. Delima telah banyak digunakan untuk menyembuhkan aneka macam penyakit oleh masyarakat secara tradisional. Mari kita perhatikan beberapa penyakit yang dapat disembuhkan oleh khasiat dari Delima ini.
Khasiat dan Manfaat Buah Delima
1. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi  Osteoarthritis
Buah Delima memang mampu mengatasi berbagai jenis penyakit seperti aterosklerosis dan osteoarthritis. Kerusakan yang disebabkan karena penebalan dan pengerasan dinding arteri dan tulang rawan dan sendi ini  dapat disembuhkan dengan makan buah ini. Selain itu, delima juga mampu mencegah pembentukan enzim yang dapat  menghancurkan jaringan ikat.
2. Khasiat Buah Delima untuk Mengatasi Masalah Jantung
Asupan jus buah delima dapat mempertahankan aliran  darah dalam tubuh untuk tetap normal. Oleh karena itu buah ini sangat manfaat dalam  mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Sifat antioksidan yang terkandung dalam buah ini membantu untuk menjaga kolesterol jahat dan menjaga arteri agar terbebas dari gumpalan. Dengan demikian peredaran darah akan tetap lancar dan kesehatan paru paru kita pun akan tetap sehat.
3. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi  Animia
Untuk mempertahankan aliran darah yang sehat kita dapat mengkonsumsi buah delima dengan cara apa pun. Kandungan zat besi yang dimiliki oleh buah delima dapat mengurangi gejala anemia, seperti kelelahan dan pusing.
4. Manfaat Buah Delima untuk Mengatasi Kanker
Delima terdiri dari tingkat tinggi antioksidan yang disebut flavenoids. Flavenoids ini dianggap efektif dalam menangkal berbagai penyakit kanker. Orang-orang yang menghadapi risiko kanker  prostat dan kanker payudara harus mulai minum jus buah ini, karena hal ini akan membantu mereka untuk mengurangi resiko berkembangnya kanker lebih lanjut . Mengkonsumsi buah delima secara  rutin  dapat mengurangi kadar PSA dalam tubuh dan membantu untuk melawan sel-sel kanker yang ada dalam tubuh.
5. Khasiat Buah Delima untuk Mengatasi Gangguan Perut
Kulit Delima dan daun bisa digunakan untuk menenangkan gangguan lambung atau diare. Jus buah delima juga digunakan untuk menangani masalah disentri dan kolera.
6. Khasiat Buah Delima untuk Perawatan Gigi
Manfaat terbaik dari jus delima untuk perawatan gigi adalah bahwa buah delima memiliki bahan anti bakteri dan antivirus yang dapat membantu untuk mengurangi efek plak pada gigi.

Kamis, 27 Maret 2014

Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan


Buah naga yang tumbuh subur di daerah yang sejuk memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan kita. Buah naga mengandung berbagai zat yang sangat diperlukan oleh tubuh. Zat yang terkandung dalam buah naga diantaranya adalah kalori, protein, karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin C, Vitamin B1, Vitamin B3, Vitamin B12, serta kandungan air.

Berikut adalah manfaat Buah Naga bagi kesehatan yaitu:

1. Mencegah Kanker
 Antioksidan yang terkandung dalam buah naga mampu mencegah penyakit kanker. Caranya ambilah 500 grm buah naga, kemudian diblender sampai halus dan minumlah setiap hari. 

2. Menjaga Kesehatan jantung
 Selain berolahraga mengonsumsi buah naga juga membantu menjaga kesehatan jantung kita. Kandungan Vitamin C, B1, B2, dan B3 yang terkandung dalam buah naga mampu menjaga kesehatan jantung kita.

3. Mencegah Diabetes Melitus
 Mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan berlebihan bisa berakibat terkena diabetes melitus. Maka dari itu, untuk menjaga terkena penyakit tersebut selain mengatur hidup sehat dan pola makan usahakan mengonsumsi buah naga. Karena didalamnya terdapat zat yang efektif untuk mengurangi kadar gula dalam darah.

4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh
 Buah naga mengandung Vitamin C yang sangat tinggi. Kandungan Vitamin c tersebut mampu meningkatkan kekebalan tubuh kita. Buah naga juga sangat baik dikonsumsi oleh anak dalam masa pertumbuhan.

5. Merawat Kesehatan Kulit
 Caranya ambil satu buah naga dan kupas kulitnya, haluskan. Lalu buah naga yang telah diblender dimasukkan kedalam gelas dan ambil airnya dengan sendok usapkan pada wajah. Lakukan secara teratur setiap hari. 

6.Menetralkan racun
 Dengan mengonsumsi buah naga secara rutin akan mampu menetralkan racun dalam tubuh seperti merkuri, arsen, dan lain-lain, yang membahayakan kesehatan.

7. Merawat Kesehatan Mata
 Karoten yang terkandung dalam buah naga bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.

8. Menghambat Penuaan Dini
 Selain buah apel, ternyata buah naga juga mampu menjaga proses penuaan dini. Karena didalam buah naga terkandung antioksidan yang berfungsi untuk menghambat penuaan dini.

9. Memperkuat Tulang dan Gigi
 Kandungan fosfor dan kalsium yang terdapat dalam buah naga dapat memperkuat tulang dan gigi. Konsumsilah buah naga tersebut secara teratur setiap hari.

 Itulah Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan. Konsumsilah buah naga secara teratur dan dapatkan manfaatnya. Baca juga artikel tentang Manfaat Minyak Zaitun Bagi Kesehatan dan Manfaat Daun Salam. Semoga bermanfaat.

Rabu, 26 Maret 2014

Kandungan dan Manfaat Buah Kesemek


Khasiat, Kandungan dan Manfaat Buah Kesemek – Buah yang dikenal dengan nama oriental persimmon (Inggris) dan shi (Cina) ini memiliki kandungan nutrisi yang tidak kalah hebatnya dengan buah apel. Bahkan untuk kandungan zat-zat tertentu, kesemek juaranya. Misalnya saja, kandungan zat serat yang terdapat dalam sebutir buah kesemek ternyata dua kali lebih banyak ketimbang yang ada dalam sebutir apel.
Buah Kesemek sering di sebut buah genit lantaran suka berbedak gara-gara kulit buahnya ditempeli serbuk putih. Selain itu, lantaran bentuknya mirip apel, kesemek mendapatkan julukan “apel Jawa” alias “bukan apel yang sebenarnya”. Padahal, di balik itu semua, buah kesemek meruapakan salah satu alternatif alami untuk mendapatkan tubuh sehat dan bugar.
Kandungan Buah Kesemek
Beberapa kandungan buak kesemek, yaitu :
  • 19,6% karbohidrat, terutama fruktosa dan glukosa,
  • 0,7% protein, vitamin A dan kalium.
  • Kesemek juga kaya akan likopen yang berfungsi sebagai antioksidan pencegah kanker,
  • Phytochemical lutein, betakaroten dan serat.
  • Kandungan polifenol di dalam kesemek dapat menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penyakit jantung.
  • Sedangkan serat kesemek dapat mengikat zat karsinogen dan mengeluarkannya dari saluran cerna
Zat tanin (dinamai tanin-kaki) terkandung dalam buah kesemek yang muda sehingga menimbulkan rasa sepat. Zat tanin ini akan berkurang seiring dengan masaknya buah.
Zat tanin-kaki ini dimanfaatkan untuk mengawetkan berbagai kerajinan tangan, membantu produksi arak-beras di Jepang, serta bahan pengobatan penyakit hipertensi. Sedangkan zat-zat lain yang terkandung dalam buah kesemek dipercaya mampu menjadi obat berbagai penyakit seperti asma, batuk, dan sakit perut.
Khasiat dan Manfaat Buah Kesemek
Berikut beberapa manfaat dari buak kesemek yang baik untuk kesehatan yaitu :
  1. Mencegah pengerasan pembuluh darah
  2. Menjaga tekanan darah agar tidak melewati ambang normal
  3. Mencegah kanker
  4. Menghambat proses penuaan dini
  5. Tepeliharanya kelenturan pembuluh darah dan stabilnya tekanan darah adalah kunci utama terpeliharanya kesehatan jantung.
  6. Menyehatkan paru-paru
  7. Menguatkan limpa
  8. Menjaga agar tubuh tetap langsing
Zat serat yang terdapat dalam sebutir kesemek berjumlah dua kali lebih banyak dibandingkan yang terkandung dalam sebutir apel. Tentunya sangat baik dikonsumsi mereka yang ingin menurunkan berat badan. Begitu juga dengan kandungan vitamin dan mineral kesemek, lagi-lagi kesemek lebih tinggi dari buah apel.
Resep Obat Herbal dari Buah Kesemek
Manfaat buah kesemek yang lain adalah dapat dijadikan obat untuk menyembuhkan beberapa penyakit, antara lain:
1. Penyakit Hipertensi – Buatlah jus buah kesemek dengan menambahkan air hangat. Minum satu kali sehari.
2. Penyakit Asma dan batuk berdahak – Ambillah dua potong buah kesemek kering, tambahkan sedikit air lalu kukus hingga matang. Setelah matang, haluskan dan tambahkan satu atau dua sendok madu.
3. Sakit perut – Kupaslah satu buah kesemek segar, lalu makan. Mengkonsumsi buah kesemek segar diyakini dapat meredakan sakit perut berupa nyeri atau rasa panas di perut.
4. Diare dan disentri – Siapkan dua potong buah kesemek yang telah dikeringkan. Rebus hingga menjadi bubur dengan campuran beras ketan dan irisan jeruk sebanyak dua potong. Setelah tercampur rata, angkat dan siap untuk dikonsumsi oleh penderita dua sampai tiga kali sehari.